Stigma buruk dari masyarakat dalam menanggapi kesehatan mental tidak jarang terdengar. Bahkan di zaman dimana teknologi telah memimpin hampir seluruh aspek kehidupan manusia seperti saat ini, masyarakat masih menganggap seseorang dengan gangguan mental adalah orang aneh dan lemah. Hal tersebut membuat penderita semakin menutup diri dan berpeluang kecil untuk menyembuhkan dirinya. Contoh kasus yang cukup sering terjadi dan masih dianggap remeh adalah ketika kamu adalah penderita serangan panik yang saat itu berada pada posisi dimana kelainan yang kamu miliki bekerja tanpa sadar dan saat itu juga orang-orang disekitar langsung memperhatikanmu dan menganggap dirimu sedang mencari perhatian dengan berpura-pura lemah. Tidak jarang juga mereka akan mengatakan hal-hal buruk tentangmu seperti “Karena keadaan seperti itu saja kamu jadi begini, lemah sekali” atau “Kamu kalau mau cari perhatian jangan seperti ini”, tentu kamu yang saat itu merasa benar-benar sakit lalu mendengar perkataan seperti...